Beranda Kabar Kadiskominfotik Kukuhkan APJI

Kadiskominfotik Kukuhkan APJI

29
0
BERBAGI

ANDARLAMPUNG–Kadis Kominfotik Provinsi Lampung Achmad Chisna Putra mengukuhkan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJI) Provinsi Lampung., Senin (31/7/2017), di Emersia
.
Dalam Sambutan Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kadis Kominfotik Prov Lampung Achmad Chrisna Putra cmengatakan
Pemanfaatan Teknologi Komunikasi dan Informasl (TIK) yang sangat pesat, semakin meluas di dalam kehidupan masyarakat. sebagai kekuatan pendorong bagi reformasi disegala bidang. Pesatnya kemajuan TIK telah mendorong perluasan jaringan akses informasl dan komunikasl dalam lingkup global, sehingga komunikasl antar negara dan Ialu lintas informasi berlangsung tanpa hambatan ruang dan waktu.
Mencermati fenomena tersebut, aspek yang sangat panting untuk mendapat perhatian ialah pengaruh pemanfaatan TIK, khususnya dampak Internet terhadap pembentukan moral bangsa. khususnya generasi muda, yang terbesar dalam pemanfaatan clan pengguna TIK.
Kadis Kominfotik mengimbau agar berhati hati dalam menggunakan internet karena tidak dapat mengungkiri Internet eperti pisau bermata dua selain memiliki berbagai dampak/ manfaat positif, namun juga berdampak negatif dan mengakibatkan dekadensi moral Jika terjadi penyalah gunaan pemakaianya, terlebih saat 8banyak pemberitaan yg bersifat “HOAX”

” Saya mengharapkan kepada Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Provinsi Lampung, untuk kiranya dapat bersama-sama dengan pemerintah meminimalisir pemberitaan yang bersifat ”HOAX” di Internet,” jelasnya..

Dalam sambutan Ketua Umum APJII Jamalul Izza mengatakan saat ini di Provinsi Lampung telah memiliki 8 penyelenggara layanan internet local dan tidak kurang dari 10 penyenggara internet nasional yg beroperasi di Lampung.
Kedepanya APJII Lampung akan meprograkan internet bersama dan program ini merupakan singkronisasi dengan APJII pusan.
APJI juga memiliki kegiatan sosialisasi dan edukasi agar para pengguna internet agar selektif memilih konten yg meningkatkan produktivitas kerja dan menghadiri kesadaran dalam masyarakat untuk tidak mengkomsumsi konten-konten yg cenderung anti-sosial atau “HOAX”.

LEAVE A REPLY