Beranda Jejak Inilah Konsep Taman Pengantin Kota Metro

Inilah Konsep Taman Pengantin Kota Metro

207
0
BERBAGI

METRO — Penjabat Walikota Metro, Chrisna Putra, memproyeksikan lima tahun mendatang sebuah tanan yang berisi pohon kayu dan pohon buah sudah terlihat hasilnya di areal seluas delapan hektare di 15 Polos. Metro Pusat. Itu adalah Taman Pengantin yang pembangunannya sedang disiapkan.

Agar harapan itu terwujud, Pemkot Metro berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Metro dan Dinas Pertanian. Kedua lembaga itulah nantinya yang akan mengatur tata cara membangunan Taman Pengantin yang melibatkan semua warga Metro yang akan melangsungkan pernikahan. Baik calon pengantin beragama Islam maupun yang non-Muslim punya kewajiban sama untuk menanam pohon sebelum melangsungkan pernikahan.

Bagi calon pengantin Muslim, langkah untuk bisa menikah di Metro adalah sebagai berikut:
1. Calon pengantin datang ke Dinas Pertanian untuk mengajukan syarat menikah, yaitu dengan cara membeli dan menanam dua jenis pohon, baik itu jenis buah-buahan atau kayu-kayuan.

2. Setelah menanam pohon, calon pengantin difoto dan ditulis namanya di pohon yang ditanam.

3. Membawa bukti foto tersebut ke kantor kelurahan untuk mengajukan surat N1-N4 sebagai syarat menikah,

4. Surat dibawa ke KUA Kecamatan untuk menjadi syarat menikah gratis.

Calon pengantin non-Muslim syaratnya sebagai berikut:
1. Sebelum ke Kantor Catatan Sipil, calon pengantin datang ke Dinas Pertanian Kota Metro untuk membeli dan menanam pohon buah dan pohon kayu-kayuan di lokasi Taman Pengantin.

2. Calon pengantin difoto dan ditulis namanya di pohon yang ditanam.

3. Calon pengantin ke Kelurahan untuk mengajukan surat N1-N4 sebagai syarat pernikahan.

4. Melaksanakan pernikahan di rumah ibadah masing-masing. Setelah itu calon pengantin lalu ke kantor Catatan Sipil Kota Metro untuk pembuatan akta perkawinan.

LEAVE A REPLY