Beranda Kabar Inilah Badan Publik di Lampung Penerima Anugerah Keterbukaan Informasi

Inilah Badan Publik di Lampung Penerima Anugerah Keterbukaan Informasi

6
0
BERBAGI

BANDARLAMPUNG — Komisi Informasi Lampung memberikan Anugerah Keterbukaan Informasi kepada sejumlah badan publik di Lampung, Rabu (19/12/2018).

Anugerah diberikan kepada enam kategori badan publik yaitu OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, Instansi Vertikal, BUMN/BUMD, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, serta Desa/Kelurahan.

Secara berurutan, untuk kategori OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, diberikan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Bappeda Provinsi Lampung, RSUD Abdul Moeloek, Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, dan BPBD Provinsi Lampung.

Kategori pemerintah kabupaten/kota diberikan kepada Kabupaten Pesawaran, Tanggamus, Way Kanan, Lampung Tengah, dan Lampung Barat.

Untuk kategori instansi vertikal, yakni kepada Kanwil Kementerian Agama Lampung, Pengadilan Tinggi Agama Bandarlampung, BPKP Perwakilan Lampung, Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, dan BPK-RI perwakilan Lampung.

Untuk Kategori BUMN/BUMD diberikan kepada PT Pelindo II Cabang Pelabuhan Panjang, PT Bank Lampung, BPJS Kesehatan Cabang Bandarlampung, PTPN 7, dan PT PLN Persero Distribusi Lampung.

Untuk kategori Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta kepada Universitas Lampung, Institut Teknologi Sumatera (Itera), IAIN Metro, IBI Darmajaya, dan Univertsitas Tulang Bawang (UTB).

Untuk kategori desa/kelurahan diberikan kepada Desa Hanura (Pesawaran), Kelurahan Kota Sepang (Bandarlampung), Desa Karang Tanjung (Lampung Tengah), Desa Titiwangi (Lampung Selatan), dan Kampung Bumi Baru (Way Kanan).

Dalam sambutannya Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri berharap badan publik baik pemerintah maupun nonpemerintah di Lampung harus semakin lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan publik yang unggul dan keterbukaan terhadap informasi publik.

“Kita harus memberikan keterbukaan informasi kepada publik, karena tersumbatnya informasi akan menghasilkan asumsi negatif masyarakat terhadap kinerja kita,” ujar Wagub Bachtiar.

Wagub Bachtiar berpesan agar tidak perlu takut terhadap keterbukaan ini.

“Kita harus menyadari bahwa keterbukaan informasi ini sangat baik. Kita tidak harus memberikan informasi secara keseluruhan, tetapi memberikan informasi yang memang perlu kita buka kepada publik,” ujarnya.

Wagub Bachtiar berharap kegiatan ini tidak hanya berupa seremonial. Keterbukaan terhadap Informasi ini harus terus ditingkatkan, khususnya informasi yang memang harus diketahui oleh publik.

Ketua KI Lampung, Dery Hendryan mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen penyelenggara badan publik terhadap keterbukaan informasi publik sesuai dengan amanat UU 14 tahun 2008.

“Kegiatan ini dilaksanakan atas amanah UU 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi Publik,” katanya.

 

LEAVE A REPLY