Beranda Kabar Dialog tentang Upaya Pemprov Atasi Hoax, Pentingnya Literai bagi Anak-Anak Muda

Dialog tentang Upaya Pemprov Atasi Hoax, Pentingnya Literai bagi Anak-Anak Muda

3
0
BERBAGI

BANDARLAMPUNG– RRI Pro 1 Bandarlampung menggelar Dialog Interaktif dengan tema Upaya Pemerintah dalam Mengatasi Hoax, Kamis, 31 Mei 2018, dengan narasumber Kadis Kominfotik Provinsi Lampung Achmad Chrisna Putra

Chrisna Putra memaparkan, untuk mengatasi hoaxa atau informasi palsu perlu adanya literasi bagi anak-anak muda.

“Anak-anak muda sebagai pengguna media sosial harus diberi pemahaman cara menggunakan media sosial yang baik. Pemahaman yang sudah ada harus ditingkatkan. Literasi kepada anak-anak muda itu adalah salah satu cara untuk memerangi hoax. Media sosial memang penting, tetapi kalau isinya adalah kebohongan kan tidak berguna,” ujar dia.

Chrisna Putra mengatakan, menyebarkan atau memberikan informasi buruk di internet bisa terancaman pidana pasal 310 dan 311 KUHP dan Undang-Undang No 11 Tahun  2008 Tentang Undang-undang ITE.

“Sebab itu, Cek dulu informasi yang ingin disebarkan, apa dapat merugikan orang lain, jangan sampai bersinggungan dengan hukum,” katanya.

Menurut Chrusna Putra, berita-berita hoax yang menyesatkan beredar lewat berbagai jalur digital, termasuk situs media online, blog, website, media sosial, email, dan aplikasi pesan instan.

“Kalau kita tidak bijak, maka kita pun bisa menjadi bagian dari penyebarluasan hoax dan bisa terjerat UU ITE,” katanya.

LEAVE A REPLY